Pemilihan Ketua HIMA ARS Arsitektur Uwika

Hari Kamis, 09 Juni 2016, diselenggarakan Pemilihan Ketua Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMA) ARS untuk masa bakti tahun ajaran 2016-2017.
Penetapan calon Ketua Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMA) ARS dilakukan setelah beberapa hari sebelumnya diadakan pemilihan suara secara terbuka untuk semua angkatan mahasiswa Prodi Arsitektur Uwika, yang kemudian diperoleh 3 (tiga) nama calon Ketua Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMA) ARS, yaitu Zakarias Rova yang mengedepankan kreatifitas dalam berarsitektur, Johan Sebastian yang mempunyai visi menciptakan dan mempererat kebersamaan di dalam internal dan eksternal kampus, dan Ahlam Awwal yang mengutamakan kemandirian berkegiatan dalam HIMA ARS Uwika.

Setelah diadakan pemungutan suara oleh semua mahasiswa beserta dosen-dosen Arsitektur Uwika, terpilih Johan Sebastian dengan perolehan suara terbanyak. Dengan telah terpilihnya Ketua HIMA ARS yang baru, diharapkan bisa membawa HIMA ARS Uwika menjadi lebih baik dan dapat berkomunikasi aktif serta menjalin kerja sama dengan pihak internal maupun eksternal kampus dengan berbagai kegiatannya, agar tercipta suasana kebersamaan yang saling membutuhkan sebagaimana yang telah dilakukan oleh HIMA ARS periode sebelumnya.

Pendaftaran Jalur Beasiswa Potongan Uang Gedung 25% dan 50% untuk Peserta SBMPTN 2016

Prodi Arsitektur – Universitas Widya Kartika Surabaya membuka kesempatan pendaftaran jalur beasiswa potongan uang gedung sebesar 25% dan 50% bagi peserta SBMPTN 2016.

Cara pendaftaran, ketik : nama/asal sekolah/alamat rumah/rata-rata nilai UNAS,          kirim ke 081232770503, paling lambat 20 Juni 2016.

Jangan lupa untuk check pengumuman di arsitektur.widyakartika.ac.id  ya… 🙂

 

Mahasiswa Arsitektur Uwika masuk 30 Finalis Putri Kampus Jawa Timur 2016

Tahun ini, salah seorang mahasiswa Arsitektur Universitas Widya Kartika, Megawati Wijaya, angkatan 2013, lolos ke dalam 30 finalis Putri Kampus Jawa Timur 2016. Acara tersebut diadakan oleh Ikatan Sarjana Wanita  (ISWI) Jawa Timur, dan diikuti oleh putri-putri Perguruan Tinggi se- Jawa Timur. Ada beberapa kategori dalam Pemilihan Putri Kampus 2016 ini, yaitu:
1. Putri Kampus Jatim 2016
2. Putri Creative
3. Putri Smart
4. Putri Persahabatan
5. Putri Peduli Sosial
6. Putri Peduli Lingkungan
7. Putri Favorite
8. Best Costume

Final akan diadakan hari Sabtu, 28 Mei 2016, pk. 18.30 WIB di Gedung Balai Pemuda Surabaya. Ayo datang dan dukung lewat sms, caranya: ketik PPK16(spasi)21 kirim ke 3934 (khusus nomer telkomsel, biaya per sms Rp. 880,-).

KULIAH LAPANGAN DI ONE EAST RESIDENCES

Pada Hari Sabtu, 2 April 2016 yang lalu, mahasiswa peserta Desain Arsitektur V kembali melakukan kuliah lapangan. Dengan didampingi Ary Dwi Jatmiko, S.T., M.T. selaku dosen pengampu Studio Desain Arsitektur V, kali ini mereka juga ditemani mahasiswa peserta mata kuliah Struktur dan Konstruksi Bangunan Kompleks, yang mempelajari bangunan tinggi (high rise) dan struktur bentang lebar  dengan dosen pengampu mata kuliah, Peter A. Megantara, S.T. Pada kuliah lapangan kali ini, mereka mengunjungi proyek pembangunan One East Residences, melalui kontraktor yang melaksanakan pembangunan yaitu PT. TATA MULIA. Lokasi proyek ini berada di Jl. Kertajaya Indah Timur tepat di persimpangan dengan jalan MERR di seberang kompleks KONI Surabaya.

Kuliah lapangan ini dimulai pukul 10.00 wib. Pertama kali tiba kami diterima Pak Sande sebagai Chief Engineer di ruang tamu proyek yang terletak di lantai basement 1. Acara dibuka dengan kata sambutan dari Pak Ronny sebagai Site Manager. Dilanjutkan dengan penjelasan tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diterapkan dalam proyek ini oleh koordinator K3 Pak Mulyadi. Penjelasan singkat ini merupakan prosedur wajib yang harus dijalankan jika ada pengunjung. Penjelasan yang lebih lengkap tentang proyek disampaikan oleh Pak Sande bersama Pak Rudy sebagai Project Manager.

Mendengarkan penjelasan dari para engineer.

Walaupun dinamakan One East Residences, bangunan ini merupakan jenis mixed-use building dimana beberapa fungsi terdapat dalam satu bangunan. Direncanakan bangunan ini akan mewadahi fungsi-fungsi retail di lt 1 dan 2, office untuk MNC Group di sebagian  lt 3 – 7, hotel di lt 4 -22 sisi Barat  dan unit-unit apartemen di lt 8 – 30 menempati sisi Timur bangunan. Untuk melayani fungsi yang bermacam-macam tersebut, maka digunakan hingga 9 elevator (lift) untuk pengaturan sirkulasinya supaya tidak saling tercampur di antara masing-masing zona. Termasuk jumlah yang cukup banyak untuk sebuah gedung yang komplek seperti ini. Bangunan yang direncanakan terdiri dari 30 lantai plus 3 lantai basement yang saat ini telah mencapai progress lantai 20 dan direncanakan akan Topping Off di Bulan Juli mendatang.

Setelah beberapa saat mendengarkan penjelasan dari bapak-bapak yang berwenang dan melakukan tanya jawab yang cukup interaktif, kami diajak melakukan tour ke lokasi untuk melihat secara langsung. Untuk itu kami masing-masing diwajibkan untuk menggunakan safety helmet yang telah disediakan khusus untuk pengunjung. Dimulai dari lantai 1, kami dibawa ke lantai atas dengan menggunakan passenger hoist yang terletak di sisi Selatan bangunan. Ini merupakan pengalaman yang langka dan cukup mendebarkan bagi sebagian dari kami. Pertama-tama kami dibawa menuju ke lantai 2, lantai 4 dimana terdapat indoor swimming pool dan terakhir ke lantai 9 dimana unit-unit apartemen mulai terbentuk. Selama tour ini selain didampingi 3 orang yang sudah disebutkan di atas, kami juga ditemani 3 orang engineer lagi yang membantu memberi penjelasan dan menjawab pertanyaan. Selain itu juga ada beberapa petugas bagian K3 yang mengoperasikan pintu passenger hoist yang semuanya bersama-sama bertugas menjaga keselamatan kami sekaligus memastikan jumlah kami lengkap sesuai dengan saat kami datang 😀

Setelah puas mendengarkan penjelasan dan tanya jawab, kami diajak kembali ke ruang tamu untuk menutup kuliah lapangan hari itu. Kami menyempatkan diri untuk foto bersama sebelum akhirnya berpamitan. Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 13.00 wib ketika meninggalkan lokasi proyek. Terima kasih banyak kami ucapkan kepada PT. TATA MULIA yang telah berkenan menerima kami, serta semua personel yang bertugas memberikan penjelasan dan dengan sabar menjawab semua pertanyaan kami satu persatu serta memastikan keselamatan kami selama berkunjung ke sana.

Kuliah Lapangan Desain Arsitektur V Tahun Ajaran 2015-2016

 

Hari Kamis, 17 Maret 2016 lalu, mahasiswa Arsitektur Universitas Widya Kartika semester VI berkesempatan mengikuti kegiatan kuliah lapangan di Apartemen Puncak Marina di Jl. Margorejo Indah XVII/ 2-4, Surabaya. Kegiatan kuliah lapangan ini dilakukan sehubungan dengan materi perkuliahan dan tugas besar Desain Arsitektur 5 yang mereka ambil yakni perancangan bangunan bertingkat tinggi dengan pilihan obyek hotel, perkantoran, apartemen, dan mix used building.

Dipilihnya bangunan Apartemen Puncak marina Surabaya sebagai obyek studi lapangan ini adalah untuk mempelajari tentang pola tata ruang, susunan ruang, interior di dalam ruangan, serta sistem utilitas pada bangunan tinggi yang sebelumnya hanya dipelajari melalui gambar-gambar dua dimensi pada buku-buku teks di bangku kuliah.

Pada kuliah lapangan tersebut, mahasiswa dan dosen Arsitektur UWIKA didampingi oleh Bapak Sigit, Bapak Dwi, dan Bapak Agung selaku Manager Pengelola Apartemen Puncak Marina. Selama kegiatan tersebut berbagai pertanyaan mahasiswa terkait obyek studi lapangan seperti sistem utilitas, zoning ruang, dll dapat dijelaskan dengan baik oleh Bapak Sigit dan Bapak Agung.

Kegiatan kuliah lapangan ke Apartemen Puncak Marina ini didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah Desain Arsitektur V, Ary Dwi Jatmiko, S.T., M.T dan Siafril Yudha, S.T., M.T sebagai asisten studio. Selain bangunan Apartemen Puncak Marina ini, mahasiswa Arsitektur UWIKA masih akan melakukan studi lapangan ke gedung Apartemen Bale Hinggil dan gedung Giant Supermarket Waru. Dengan demikian mereka dapat mengetahui unsur perancangan apa saja yang sama dan yang khas dari setiap fungsi bangunan yang berbeda.

Tidak lupa kami, para dosen dan mahasiswa Arsitektur UWIKA, mengucapkan banyak-banyak terima kasih untuk Bapak dan Ibu Pengelola Apartemen Puncak Marina, terutama untuk Bapak Budi Said selaku Direktur Utama PT. Tridjaya Kartika, Bapak Sigit, Bapak Dwi, dan Bapak Agung selaku Manager Pengelola Apartemen Puncak Marina.

Arsitektur adalah…

Arsitektur adalah …

Merupakan pertanyaan pertama yang diajukan oleh dosen Program Studi Arsitektur di perkuliahan perdana, hari Senin kepada para mahasiswa baru.

Pertanyaan berikut biasanya adalah : apa bedanya Arsitektur dengan Arsitek…? Nah bila pertanyaan kedua juga belum dijawab, atau masih mencoba mencari jawaban-jawaban yang mungkin masih ada di kepala, maka pancingan pertanyaan selanjutnya adalah :

‘hayo…kenapa kok masuk program studi Arsitektur…?’

Biasanya, pertanyaan inilah yang kemudian bisa dijawab. Dan jawabannya bisa beragam. Paling banyak dan paling sering adalah : saya merasa bisa menggambar, atau saya berbakat menggambar.

Kesimpulannya, Program Studi Arsitektur atau lebih tepatnya keprofesian Arsitektur di mata masyarakat umum adalah identik dengan tukang gambar. Tidak salah kok. Karena wujud real penuangan gagasan desain arsitektural memang harus melalui gambar-gambar kerja yang diperlukan sebagai acuan kerja para pelaksana di lapangan. Masalahnya adalah apa yang sebenarnya harus digambar. Gagasan apa yang harus dituangkan dalam gambar kerja, gagasan berarsitektur itu apa saja. Apa sih Arsitektur itu?

Secara sederhana, mari kita coba kenali, seperti apa karya Arsitektur itu sesuai dengan apa yang kita ketahui,

1. Candi Borobudur… apakah karya arsitektur…?

2. Piramid di Mesir… apakah karya arsitektur…?

3. Colosseum di Roma… apakah karya arsitektur…?

Semua itu adalah bangunan arsitektur masa lampau. Berarsitektur, karena kejadiannya direncanakan secara matang, memenuhi kaidah-kaidah tertentu, seperti keindahan dan pola-pola bentuknya, kekokohannya, serta pembangunanya yang memiliki maksud-maksud tertentu.

Lalu bagaimana dengan contoh-contoh bangunan-bangunan ini:

1. Bangunan rumah adat Kalimantan

2. Bangunan rumah adat Minang

Apakah juga berarsitektur..? Apakah indah ? Apakah Kokoh ? Apakah mempunyai maksud-maksud tertentu dalam pembangunannya..? Tentu. Karena bangunan rumah adat atau bangunan tradisional memiliki kaidah-kaidah yang baku dalam pembangunannya. Baik keindahan maupun penataan fungsi-fungsi ruangnya memiliki makna-makna tertentu dalam mendesainnya. Bahkan sampai pada konstruksi dan cara membangunnya, bangunan tradisional memiliki kaidah-kaidah adat yang harus dipenuhi oleh para pembangun dan pemilik bangunannya.

Coba perhatikan bangunan-bangunan ini,

Wisma Dharmala Surabaya

Galaxy Mall Surabaya

Cito Surabaya

Tiga bangunan tersebut adalah bangunan besar, pasti berarsitektur. Pasti demikianlah jawabannya.

Lalu, sebenarnya, apakah Arsitektur itu ?

Pada dasarnya manusia secara naluriah telah berarsitektur. Karena naluriah manusia secara psikologis menyukai kenyamanan dan keamanan untuk berkehidupan. Sesuai dengan tingkatan kenyamanan dan kemananan yang dibutuhkan, pada tingkat keinginan manusia untuk nyaman dan aman bertempat tinggal.

Secara naluriah manusia akan membuat tempat tinggal yang sesuai dengan kenyamanan beraktifitas, maka tempat tinggal akan mempunyai fungsi sesuai kebutuhannya. Untuk memenuhi rasa aman tempat tinggalnya, maka tempat tinggal tersebut dibuatnya aman, artinya, secara konstruksi harus kokoh dan kuat agar tidak roboh, tertutup agar terlindung dari cuaca dan segala kemungkinan gangguan alam kepadanya,  berjendela, berangin-angin dan sebagainya agar dalam berkegiatan di dalamnya tetap terasa nyaman. Dan kenyamanan terakhir yang mampu membuatnya merasa memiliki tempat tinggalnya adalah keindahan yang berkarakter sesuai dengan yang diinginkannya.

Dan itulah yang kemudian digagas oleh Marcus Pllio Vitruvius dalam teorinya yang sangat terkenal yaitu : SEGITIGA VITRUVIUS. Bahwa Arsitektur itu sebenarnya merupakan kesatuan dari Kekuatan/kekokohan (Firmitas), Keindahan (Venustas) dan Kegunaan/Fungsi (Utilitas).

Penulis: Ririn Dina Mutfianti, S.T., M.T. (Dosen Arsitektur Uwika)

Kunjungan Wakil Bupati Mentawai ke Uwika

Rabu, 16 Desember 2015, Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Bp. Rijel Samaloisa beserta rombongan, berkesempatan mengunjungi Universitas Widya Kartika (UWIKA), sekaligus untuk memonitor perkembangan perkuliahan mahasiswa dari Kepulauan Mentawai yang mendapat kesempatan kuliah di Uwika dengan beasiswa kerjasama Pemda Mentawai dan Universitas Widya Kartika Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Bp. Rijel Samaloisa terus memotivasi mahasiswa agar konsisten dalam semangat belajar serta menggunakan kesempatan sebaik-baiknya selama di UWIKA Surabaya. Bahkan Pemda Kepulauan Mentawai hendak memperpanjang kerjasama dengan UWIKA dalam hal penerimaan mahasiswa baru untuk Program Studi yang ada, termasuk Program Studi Arsitektur.

Mahasiswa dari Kepulauan Mentawai selama berkuliah di Prodi Arsitektur mendapat bimbingan penuh, kesempatan berkembang seluas-luasnya, mempelajari hal-hal baru baik akademik maupun dalam kegiatan non akademik  – UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) dan sertifikasi, seperti Bahasa Inggris dan Mandarin. Diharapkan kerjasama ini dapat terjalin dengan baik, dan mahasiswa dari Kepulauan Mentawai dapat kembali membangun daerahnya setelah lulus dari Uwika.

Arsitektur dan Sipil Bersatu di LKMMTD Angkatan I

Hari Senin-Rabu, 26-28 Oktober 2015, Himpunan Mahasiswa Arsitektur dan Sipil (HIMA ARS) mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMMTD) untuk pertama kalinya. LKMMTD dipandang perlu sebagai pembekalan soft skill mahasiswa, terutama dalam berkegiatan di organisasi dan masyarakat nantinya.

LKMMTD HIMA ARSI (Arsitektur Sipil) Uwika

LKMMTD diikuti oleh 29 peserta mahasiswa Arsitektur dan Sipil, dengan materi pembinaan selama 3 hari meliputi: Polbangmawa, Analisis Kondisi Lingkungan, Tolok Ukur Keberhasilan, Rencana Program Kerja & Kepanitiaan, Administrasi Kesekretariatan dan Keuangan, Komunikasi Antar Unit, Negoisasi, dan Motivasi dalam berkegiatan. Pemateri LKMMTD adalah Bp. Ary Dwi Jatmiko, S.T, M.T., sekaligus sebagai dosen pembimbing dan koordinator untuk acara LKMMTD, Bp. F. Priyo Suprobo, S.T, M.T., serta Ibu Ririn Dina Mutfianti, S.T., M.T.

Diskusi tentang Program Kerja dan Kepanitiaan

Acara LKMMTD berlangsung lancar, seru, dan menjadi pengalaman menyenangkan menurut mahasiswa yang memberi kesan di akhir LKMMTD. Penutupan LKMMTD dilakukan dengan mengikrarkan Sumpah Pemuda, sekaligus sebagai peringatan Hari Sumpah Pemuda yang bersamaan dengan penutupan acara LKMMTD tanggal 28 Oktober 2015. Mahasiswa Arsitektur dan Sipil akan bersatu untuk mengembangkan diri semaksimal mungkin dalam HIMA ARS di Universitas Widya Kartika. Semoga dengan adanya pelatihan LKMMTD dan ikrar bersama yang dilakukan, HIMA ARS makin maju, bersatu padu membangun mahasiswa yang aktif, kreatif, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan.

Role Play Perebutan Domba Susu Langka

Workshop DIY 3D Photo Matching

Hari Sabtu, 03 Oktober 2015, Prodi Arsitektur melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan mengadakan pelatihan Do It Yourself 3D Photo Matching. Pelatihan ini merupakan salah satu upaya awal langkah perlindungan artefak bangsa, yang salah satu diantaranya adalah bangunan urban heritage. Dunia digital teknologi sekarang memungkinkan masyarakat untuk ikut andil dalam memberikan informasi gambaran bangunan penting tersebut. Dengan pengetahuan dan keahlian dalam modeling 3 dimensi berdasarkan hasil foto riil bangunan-bangunan kota tua tersebut dan menempatkannya di aplikasi Google Earth, diharapkan akan berdampak baik dalam mendapatkan umpan balik untuk bagaimana menjadikan bangunan-bangunan kota tua ini menjadi lebih terlindungi. Penerapan cara digital ini juga bertujuan menarik pemerintah ataupun sektor swasta agar dapat memanfaatkannya secara lebih baik lagi, misalnya sebagai taman edukasi atau wisata kota tua secara riil. Dampak dari fitur 3D Photo Matching dan fitur-fitur virtual di Google Earth ini tentunya akan berpengaruh luas karena dapat diakses oleh seluruh dunia, tentunya dengan dukungan promosi online atupun offline yang tepat dari kita semua yang perduli.

Pelatihan dilakukan oleh Bp. F. Priyo Suprobo, S.T., M.T. , Bp. Ary Dwi Jatmiko, S.T., M.T., dan Bp. Agustinus Angkoso, S.T., dibantu oleh mahasiswa Prodi Arsitektur sebagai asisten pemateri. Pelatihan berlangsung selama 2 sesi dalam 1 harinya. Satu sesi pelatihan berlangsung 3 jam, dari Pk. 09.00-12.00 untuk sesi pagi dan Pk. 13.00-16.00 untuk sesi siang. Para peserta bisa memilih waktu pelatihan diantara pilihan sesi yang disediakan. Pelatihan DIY 3D Photo Matching ini akan dilakukan juga hari Sabtu, 10 Oktober 2015. Bagi yang ingin mendaftar, silakan hubungi langsung Risma Andarini (082244148500) atau kirimkan form pendaftaran ke e-mail: arsitektur@widyakartika.ac.id.

Study Tour Hima Arsitektur & Sipil Uwika ke Bali

Tanggal 4-8 Mei 2015, prodi Arsitektur Uwika (Universitas Widya Kartika Surabaya) bekerja sama dengan prodi Sipil Uwika mengadakan Study Tour ke Bali. Tema study tour kali ini adalah „Keep Calm and Enjoy your Study“. Study tour kali ini mengunjungi beberapa tempat yang menarik untuk menambah wawasan bidang ilmu Arsitektur dan Sipil di samping tempat-tempat rekreasi.

 

Rombongan Hima ARS (Arsitektur dan Sipil) berangkat dari kampus Uwika di Sutorejo Prima Utara II/1 Surabaya tanggal 04 Mei 2015. Sesampai di Bali, kunjungan dilakukan ke diantaranya:

 Hari ke-1 (05 Mei 2015):

Kunjungan  pertama dilakukan ke Desa Panglipuran, terletak di Kabupaten Bangli, merupakan desa wisata yang masih kental dengan adat dan budaya Bali. Selanjutnya rombongan mengunjungi Taman Nusa. Di Taman Nusa, kita dapat melihat tidak hanya model rumah-rumah adat tradisional Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke, tapi juga tentang budaya dan sejarah kerajaan-kerajaan yang pernah ada di Indonesia. Lokasi Taman Nusa sangat luas, terdiri dari 15 hektar. Lokasi kunjungan terakhir di hari pertama adalah Krisna, tempat oleh-oleh paling popular di Bali.

Desa Panglipuran

Foto bersama HIMA ARS Uwika

Mengunjungi Rumah Adat di Taman Nusa

Hari ke-2 (06 Mei 2015):

Kunjungan di hari ke -2 dimulai di Garuda Wisnu Kencana (GWK), kemudian dilanjutkan ke Pure Uluwatu. Di kedua tempat ini mahasiswa arsitektur dapat belajar mengenai ruang luar (plaza) yang terbentuk, landscape dan serial vision, karena kedua-duanya menawarkan vista yang menarik. Menjelang senja, perjalanan dibuat lebih santai ke Pantai Pandawa dan Pantai Jimbaran.

Menuju Plaza Wisnu

Menonton pertunjukan di Amphiteatre GWK

Hari ke-3 (07 Mei 2015):

Hima ARS mengadakan studi banding ke Universitas Udayana di Bali. Di sana mahasiswa dapat melihat laboratorium arsitektur, studio, dan tugas-tugas mahasiswa yang didisplay. Selain itu tambahan sedikit wawasan tentang arsitektur tradisional Bali juga disampaikan oleh Sekretaris Jurusan Arsitektur di Universitas Udayana, Bapak Jaya.