Karya Maket Interior Desain Arsitektur II 2011/2012
Karya Desain Matra 2 tahun ajaran 2011/2012
Anugerah Surabaya Eco Campus 2012
Sebagai langkah awal mewujudkan budaya cinta lingkungan, program studi Arsitektur Universitas Widya Kartika turut berpartisipasi dalam lomba Surabaya Eco Campus 2012 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Program ini merupakan satu dari rangkaian kegiatan yang diadakan untuk memeriahkan HUT kota Surabaya ke 719.
Tinjauan langsung ke kampus-kampus yang turut berpartisipasi dalam lomba “Surabaya Eco Campus” dilakukan oleh perwakilan dari Pemerintah Kota Surabaya dan Badan Lingkungan Hidup untuk memberikan penilaian terhadap kelayakan kampus yang bersangkutan dalam menyandang gelar Eco Campus. Point-point utama yang diperhitungkan dalam penilaian meliputi sistem manajemen lingkungan yang diterapkan, kepedulian individu, monitoring dan evaluasi, kemudian perbaikan sistem apabila diperlukan dan pada pelaksanaannya dilakukan secara terpadu dan gotong royong atau partisipatif (Badan Lingkungan Hidup Surabaya, 2012).
Tinjauan ke prodi Arsitektur UWIKA dilakukan pada 24 Juni 2012. Pada visitasi tersebut pihak kampus banyak mendapat masukan berharga yang bermanfaat untuk memperbaiki kondisi lingkungan kampus agar tetap hijau dan lebih ramah lingkungan.
Dari hasil akhir yang telah diumumkan, prodi Arsitektur Universitas Widya Kartika Surabaya menduduki peringkat ke 11 dari total 16 kampus yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sebuah hasil yang patut diapresiasi dari langkah awal prodi Arsitektur UWIKA untuk mewujudkan budaya kampus yang cinta lingkungan.
E-Learning atau Blended Learning, siapkah kita? (Liputan 1)
Sabtu, 2 Juni 2012, pagi yang cerah saat dimulainya kegiatan pelatihan Training of Trainer diadakan di Broadband Learning Centre milik PT. Telkom Surabaya. Saya berpikir, wah ada udang apa di balik rempeyek ya? Kok mau-maunya PT. Telkom mengadakan acara beginian bersama IGI (Ikatan Guru Indonesia).
Ternyata hari itu menjadi hari yang membawa pencerahan baru juga bagi saya secara pribadi. Seperti kita ketahui bersama bahwa pembelajaran dan manusia pembelajar di pergeseran jaman era abad 21 ini sudah tidak semestinya lagi dibatasi oleh lingkungan belajarnya. Bahkan guru sebagai sentral pembelajaran sudah mulai bergeser dengan para murid/siswanya lah yang sekarang menjadi sentral pembelajaran. Tuntutan pendekatan personal sudah menjadi opsi tambahan bagi seorang siswa kepada guru/ dosennya.
Teknologi dan manusia berjalan seiring secara inovatif dan kreatif mencari pemecahan atas masalah-masalah tersebut di atas, maka ditemukanlah Edmodo sebagai sarana pembelajaran yang menjembatani permasalahan-permasalahan tersebut.
Oke, semoga ini menjadi pembuka liputan serial saya selanjutnya untuk kesiapan kita memasuki masa E-Learning ataukah Blended Learning. Dan apakah Edmodo itu secara detailnya, sabar untuk menunggu artikel lanjutannya ya? he..he…
Salam hangat,
F. Priyo Suprobo, S.T., M.T.
ARSITEKTUR UWIKA MENUJU ECO CAMPUS
Gallery
This gallery contains 3 photos.
Penurunan kualitas lingkungan yang diindikasikan dari terjadinya perubahan iklim, pencemaran air, udara, dan tanah, krisis air, energi, dan sumber daya alam, serta berkurangnya lahan hijau dewasa ini menunjukkan kurangnya kepedulian kita, manusia terhadap lingkungan. Padahal lingkungan merupakan tempat manusia sehari-hari … Continue reading
DOKUMENTASI – ARSITEKTUR UWIKA MENUJU ECO CAMPUS
PRODI ARSITEKTUR — dalam UWIKA-CHINA education fair 2012
SUASANA PERKULIAHAN
LOMBA SKETSA DI STAND ARSITEKTUR – UWIKA CHINA EDUCATION FAIR 2012
Dalam rangka memeriahkan acara UWIKA-CHINA Education Fair 3 Mei 2012 lalu, stand Prodi Arsitektur UWIKA menyelenggarakan lomba sketsa langsung di tempat (on the spot). Lomba sketsa ini menyediakan dua hadiah menarik untuk dua orang pemenang dengan hasil gambar yang dinilai terbaik. Sedangkan sketsa yang harus dibuat oleh peserta adalah sketsa suasana pameran dari sudut yang dinilai paling menarik.
Sejumlah 13 orang peserta antusias mengikuti lomba. Pada pukul 17.00 bersamaan dengan berakhirnya acara pameran, diumumkan pula karya-karya terbaik dari para peserta lomba. Dua karya terbaik yang dinobatkan sebagai pemenang lomba adalah hasil sketsa dari Stephanie Muharto dari prodi Bahasa Mandarin sebagai pemenang pertama dan Adi Soetrisno dari prodi Arsitektur sebagai pemenang ke-dua. Selamat untuk para pemenang…




