Jalan-jalan Surabaya Heritage

Dalam momen Hari Pahlawan 10 November, mahasiswa Arsitektur Widya Kartika berkesempatan melakukan jalan-jalan Surabaya Heritage pada 9 – 10 November 2017. Pada hari pertama, rute perjalanan diawali dari Gedung House of Sampurna – Gedung Hoofdbestuur Nahdatoel Oelama – PLN Gemblongan – Kantor Pos Kebon Rojo. Selama 1,5 jam perjalanan, pemandu menceritakan sejarah singkat tentang perang 10 November di Surabaya dan sejarah bangunan-bangunan yang akan dikunjungi maupun yang sedang dilewati. Sedangkan pada hari kedua, rute perjalanan mulai dari Gedung House of Sampurna – Kantor Pos Kebon Rojo – Gereja Kepanjen – Ex. De Javasche Bank. Diharapkan dari kegiatan wisata sejarah ini, dapat menambah pengetahuan para mahasiswa akan sejarah Kota Surabaya.

Jln2 sby heritage

jln2 sby heritage 2

Kuliah Tamu “Alumnus Homecoming”

Hari Kamis, 23 November 2017, Prodi Arsitektur Uwika berkesempatan mengadakan kuliah tamu dengan pembicara Bp. Jahja Eka Budiman Saputra. Bp. Jahja adalah salah satu alumni Arsitektur Universitas Widya Kartika, angkatan tahun 1989. Kedatangan Bp. Jahja di kampus Universitas Widya Kartika adalah untuk berbagi pengalaman semasa menjalani kegiatan perkuliahan di Universitas Widya Kartika, hingga akhirnya mencapai posisi sebagai Senior Project Manager di Tuan Sing Holdings Limited Singapore saat ini. Diharapkan dari materi yang sudah disampaikan dapat bermanfaat untuk menambah wawasan, pengetahuan, dan menggugah semangat para mahasiswa untuk tetap survive selama menjalani kegiatan perkuliahan saat ini dan dunia kerja nantinya.

Kul Tam Bp. Jahja, 23 Nov 2017

Kuliah Tamu “Arsitek dan Keprofesian”

Pada hari Rabu, 25 Oktober 2017, Prodi Arsitektur Uwika berkesempatan mengadakan kuliah tamu yang mengulas tentang Arsitek dan Keprofesian dengan pemateri Bp. Gayuh Budi Utomo, IAI. Materi pembahasannya lebih ke tentang berbagi pengalaman dalam berprofesi di bidang arsitektur. Diharapkan dari materi yang sudah disampaikan dapat bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa tentang dunia kerja di bidang arsitektur.Kuliah Tamu Bp Gayuh Budi Utomo IAI

Studium General ke Milan Gallery Ceramics

Hari Rabu, 13 September 2017, Mahasiswa Arsitektur dari Universitas Widya Kartika Surabaya, berkesempatan mengunjungi Milan Galery di Jalan Pahlawan No. 2 Surabaya. Galeri Milan tersebut terdiri dari jenis produk bahan bangunan : Milan Tiles, Elephant Gypsum Board, Woodplank Elephant, dan Genteng M-Class, dengan materi pembahasan dari :

  1. Milan Tiles

–  Proses produksi keramik

– Teknologi, fungsi, dan peruntukan jenis tile

– Permasalahan yang terjadi di lapangan

  1. Elephant Gypsum Board

– Jenis-jenis papan pelapis plafon

– Proses produksi papan gypsum

– Aplikasi dan pemecahan permasalahan di lapangan

  1. Woodplank Elephant

– Proses produksi woodplank

– Aplikasi dan permasalahan yang terjadi di lapangan

  1. Genteng M-Class.

– Macam dan jenis genteng serta proses produksinya

– Kelebihan dan kekurangan genteng keramik

– Permasalahan yang umum terjadi di lapangan

Mahasiswa arsitektur mendapat kesempatan untuk mendengar presentasi bahan-bahan tersebut sebagai referensi bahan bangunan. Selain presentasi tentang bahan, Galeri Milan juga menarik untuk ditinjau dalam hal penataan dan desain interior finishing keramik. Mahasiswa bisa melihat aplikasi pemasangan keramik, untuk dinding, lantai, meja, dsb. Di akhir presentasi, mahasiswa mendapat doorprize menarik serta hadiah bagi yang dapat menjawab pertanyaan yang diberikan, sekaligus makan siang bersama. Semoga dengan acara Studium General seperti ini, mahasiswa dapat belajar secara menyenangkan, di luar kampus, dengan suasana berbeda, untuk melengkapi materi kuliah yang didapatkan di dalam kampus.

Milan, 13 Sept 2017

Kuliah Lapangan Bangunan Rumah Tinggal Bertemakan Heritage

Semester gasal 2017 – 2018 ini, mahasiswa Prodi Arsitektur Universitas Widya Kartika berkesempatan untuk melaksanakan kuliah lapangan Bangunan Rumah Tinggal di Jl. Progo, Surabaya. Kuliah lapangan ini diikuti oleh mahasiswa Arsitektur semester 1 dan 3 dengan didampingi oleh : Ibu Ririn Dina Mutfianti, S.T., M.T.dan Ibu Risma Andarini, S.T., M.T. Tujuan kuliah lapangan ini adalah untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan mengenai arsitektur heritage dengan studi kasus bangunan rumah tinggal bertemakan heritage. Dari penuturan Bp. Eka Budi Santosa, selaku pemilik rumah, dijelaskan tentang awal sejarah berdirinya bangunan, gaya arsitektur bangunan, proses pengembangan antar ruangan, hingga tentang detail interiornya.

Jl Progo 8

Kuliah Lapangan di Grand Sungkono Lagoon – Surabaya Barat

Hari Kamis, 07 September 2017, mahasiswa Arsitektur Universitas Widya Kartika semester V dan VII berkesempatan mengikuti kegiatan kuliah lapangan di proyek pembangunan Apartemen Grand Sungkono Lagoon di Surabaya Barat. Kegiatan kuliah lapangan ini dilakukan sehubungan dengan materi perkuliahan dan tugas besar Desain Arsitektur yang mereka ambil yakni perancangan bangunan bertingkat tinggi dengan pilihan obyek hotel, perkantoran, apartemen, dan mix used building.

Dipilihnya proyek pembangunan Apartemen Grand Sungkono Lagoon sebagai obyek studi lapangan ini karena obyek tersebut masih dalam proses konstruksi dan berkonsep Green Building. Dengan demikian para mahasiswa dapat melihat dan mempelajari secara langsung bagian dalam bangunan seperti sistem utilitas, sistem konstruksi, dan penerapan Green Building pada bangunan tinggi yang sebelumnya hanya dipelajari melalui gambar-gambar dua dimensi pada buku-buku teks di bangku kuliah.

Adapun enam aspek Green Building di project ini diwujudkan melalui :

  1. Appropriate site development : GSL menyediakan sarana untuk pedestrian, akses komunitas, bicycle rack, landscape dan hardscape, storm water management.
  2. Energy efficiency and conservation : GSL menerapkan desain fasad yang memudahkan cahaya matahari masuk melalui reflector pada sun shading, sehingga menciptakan pencahayaan ruang yang alami.
  3. Water conservation : GSL mengurangi pemakaian air dari sumber primer (PDAM, Deep well) melalui efficient water fixturedan rain water harvestingrecycle water serta alternative water resourcewater efficiency landscaping.
  4. Material resourcesdan cycle : GSL menggunakan material non CFC pada pengatur suhu ruangan dan menggunakan material yang memiliki sertifikasi hijau.
  5. Indoor health quality : 80 % manusia hidup dalam ruangan, sementara konsentrasi polusi bisa mencapai 10-100 kali lipat daripada luar ruangan yang disebabkan ventilasi yang buruk, kontaminasi zat kimia dari dalam ruang seperti asap rokok, pencemaran material bangunan, suhu kelembaban udara dan pencahayaan tak memadai. Untuk menghindari hal itu, GSL menerapkan penerangan yang memenuhi syarat dan suhu nyaman.
  6. Building environment management : GSL memiliki instalasi pengolah sampah dan composting, serta pengelolaan limbah konstruksi.

Pada kuliah lapangan tersebut, para mahasiswa didampingi oleh dosen pendamping : Bp. Ary D. J., S.T., M.T. , Bp. Siafril Yudha, S.T., M.T. , dan Ibu Risma Andarini, S.T., M.T. Selama kegiatan tersebut para mahasiswa banyak bertanya terkait obyek studi lapangan seperti sistem utilitas, zoning ruang, hingga manajemen konstruksi.

Grand Sungkono Lagoon

Sidang Tugas Akhir Semester Genap 2016 – 2017

Kamis, 13 Juli 2017, Prodi Arsitektur mengadakan Sidang Akhir Semester Genap 2016-2017. Mahasiswa Tugas Akhir kali ini berjumlah 11 orang, dengan 2 macam pilihan proyek Tugas Akhir : Perancangan Bangunan dan Perancangan Kawasan.

Nama-nama mahasiswa yang telah dinyatakan lulus seusai Sidang, dengan catatan revisi paper adalah sebagai berikut :

  1. Harry Try Sutrisno, NRP. 21211004 – Perencanaan dan Perancangan Foodie Festive di Surabaya.
  2. Welya Sunjaya, NRP. 21212004 – Perencanaan dan Perancangan Perpustakaan Umum yang Sesuai dengan Gaya Hidup Urban di Surabaya.
  3. Intan Puspa Dewi G., NRP. 21212010 – Perencanaan dan Perancangan Hotel Transit di Sidoarjo.
  4. Tanjung Pria sadana, NRP. 21212016 – Perencanaan dan Perancangan Hotel Resort di Tepi Pantai Teleng Ria, Pacitan.
  5. Indahwati Setiawan, NRP. 21213001 – Perencanaan dan Perancangan Kompleks Sekolah Alam di Surabaya.
  6. Megawati Wijaya, NRP. 21213002 – Perencanaan dan Perancangan Ruang Terbuka dan Obyek Wisata Air Kawasan Tepian Sungai Kalimas Surabaya.
  7. Felicia Ivena Sutanto., NRP. 21213003 – Perencanaan dan Perancangan Kafe Kreatif dan Bersahabat di Surabaya.
  8. Yongky Kurniawan, NRP. 21213004– Perencanaan dan Perancangan Spasial Kawasan Perdagangan dan Jasa Sungai kalimas di Surabaya.
  9. Harris Tanoyo, NRP. 21213005 – Perencanaan dan Perancangan Dog care Center sebagai Pusat wadah Pelayanan dan Kesehatan Hewan Peliharaan Anjing di Surabaya.
  10. Alfon Julio Setiawan, NRP. 21213010 – Perencanaan dan Perancangan Pasar Multifungsi di Surabaya.
  11. Erly Karonia Ill Crysna P., NRP. 21215007 – Perencanaan dan Perancangan Spasial Kawasan Tepi Sungai Kalimas sebagai Kawasan Wisata Heritage dan Pelestarian Situs Kota Tua Surabaya.

Sidang TA 2017

Study Tour Hima Arsitektur ke Kota Semarang dan Yogyakarta

Tanggal 19 – 21 Mei 2017, mahasiswa Hima ARS Uwika (Arsitektur – Universitas Widya Kartika Surabaya) mengadakan Study Tour ke Kota Semarang dan Yogjakarta. Study tour kali ini didampingi oleh Dosen Pendamping Bp. Ary D. J., S.T., M.T. dengan mengunjungi beberapa tempat yang menarik untuk menambah wawasan bidang ilmu Arsitektur di samping tempat – tempat wisata.

Rombongan Hima ARS berangkat dari kampus Uwika di Sutorejo Prima Utara II/1 Surabaya tanggal 19 Mei 2017. Sesampai di Kota Semarang, kunjungan yang dilakukan, diantaranya :

Hari ke-1 (19 Mei 2017) :

Kunjungan  pertama dilakukan ke Gereja Blenduk yang terletak di Kawasan Kota Lama Semarang. Gereja Blenduk Semarang merupakan gereja yang dibangun pada tahun 1753 dan merupakan salah satu landmark di kota lama Semarang. Berbeda dari bangunan lain di Kota Lama yang pada umumnya memagari jalan dan tidak menonjolkan bentuk, gedung yang bergaya Neo-Klasik ini justru tampil kontras. Selanjutnya rombongan mengunjungi Old City 3D Trick Art Museum Semarang. Tempat ini memiliki 108 foto gambar tiga dimensi untuk menjadi background foto yang unik. Gambar-gambarnya pun terdiri dari berbagai tema, mulai dari icon dunia, kartun, film, hingga tema wisata Semarangan. Berikutnya, rombongan berkunjung ke Klenteng Sam Po Kong. Klenteng Sam Po Kong adalah sebuah petilasan, yaitu bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok beragama Islam yang bernama Zheng He / Cheng Ho, yang terletak di daerah Simongan, sebelah barat daya Kota Semarang

Hari ke – 2 (20 Mei 2017) :

Kunjungan di hari ke – 2 dimulai di Gedung Lawang Sewu yang masih terletak di Kawasan Kota Lama Semarang. Lawang Sewu (bahasa Indonesia : seribu pintu) adalah gedung bersejarah di Indonesia yang berlokasi di Kota SemarangJawa Tengah. Gedung ini dahulunya merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Mudayang, dahulu disebut Wilhelminaplein. Pemerintah Kota Semarang dengan Surat Keputusan Wali Kota Nomor. 650/50/1992, memasukan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi. Saat ini bangunan tua tersebut telah mengalami tahap konservasi dan revitalisasi yang dilakukan oleh Unit Pelestarian benda dan bangunan bersejarah PT Kereta Api Persero. Setelah kunjungan dari Gedung lawang Sewu, rombongan menuju Candi Borobudur. Candi Borobudur adalah sebuah candi Budha yang terletak di Kota Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi candi kurang lebih 100 km di sebelah Barat Daya Kota Semarang, 86 km di sebelah Barat  Kota Surakarta, dan 40 km di sebelah Barat Laut Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Budha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Budha terbesar di dunia sekaligus salah satu monumen Budha terbesar di dunia. Di kedua tempat ini mahasiswa arsitektur dapat belajar mengenai landmark kota, landscape, konservasi arsitektur serta kebudayaan arsitektur nusantara.

Hari ke – 3 (21 Mei 2017) :

Pada hari ke – 3, rombongan berkunjung ke Museum Benteng Vredeburg. Museum Benteng Vredeburg adalah sebuah benteng yang terletak di depan Gedung Agung dan Kraton Kesultanan Yogyakarta. Sekarang, benteng ini menjadi sebuah museum. Di sejumlah bangunan di dalam benteng ini terdapat diorama mengenai sejarah Indonesia. Setelah puas berkeliling sekitar museum benteng, rombongan melanjutkan wisata ke Keraton Yogjakarta. Keraton Yogyakarta atau sering disebut dengan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, terletak di jantung provinsi Daerah Istimewa Yogjakarta (DIY), Indonesia. Karena tempatnya berada di tengah-tengah Kota Yogja, dimana ketika diambil garis lurus antara Gunung Merapi dan Laut Kidul, maka Keraton menjadi pusat dari keduanya. Keraton atau Kraton Yogja merupakan kerajaan terakhir dari semua kerajaan yang pernah berjaya di tanah jawa.  Hingga saat ini, Keraton Yogja masih menyimpan kebudayaan yang sangat mengagumkan.

SE Jogja 2017

Bingkai Arsitektur 2017: Eco-School

Tahun 2017 ini akhirnya Lomba Tahunan Bingkai Arsitektur berhasil diadakan kembali setelah vakum selama 1 tahun. Tema lomba tahun ini adalah Eco-School. Lomba yang diadakan kali ini meliputi lomba Mading 3D untuk siswa siswi SMA dan SMK, serta lomba sketsa sudut kota Surabaya bagi siswa siswi SMA, mahasiswa/i dan peserta umum.

Pembukaan Lomba Bingkai Arsitektur : Eco-School oleh Kaprodi Arsitektur Ririn Dina Mutfianti, S.T.,M.T.

Pembukaan Lomba Bingkai Arsitektur : Eco-School oleh Kaprodi Arsitektur Ririn Dina Mutfianti, S.T.,M.T.


Final lomba diadakan mulai hari Kamis – Sabtu, tanggal 23-25 Maret 2017 di kampus Universitas Widya Kartika Lantai Dasar. Ada 4 SMA/SMK yang masuk ke final lomba mading dan berkesempatan mempresentasikan karya Mading 3D-nya, yaitu: SMAK Frateran, SMAK St Louis 1, SMKN 5, dan Sekolah Kristen Gloria 2 Surabaya. Sedangkan untuk lomba sketsa, terdapat 21 karya sketsa yang ikut dipamerkan.
Juara I Lomba Mading 3D Eco-School dari SMAK St Louis 1 Surabaya

Juara I Lomba Mading 3D Eco-School dari SMAK St Louis 1 Surabaya


Juara II Lomba Mading 3D Eco-School dari SMKN 5  Surabaya

Juara II Lomba Mading 3D Eco-School dari SMKN 5 Surabaya


Juara III Lomba Mading 3D Eco-School dari SMAK Frateran Surabaya

Juara III Lomba Mading 3D Eco-School dari SMAK Frateran Surabaya


Peserta Lomba dari Sekolah Kristen Gloria 2 Surabaya

Peserta Lomba dari Sekolah Kristen Gloria 2 Surabaya


Pameran Lomba Karya Sketsa

Pameran Lomba Karya Sketsa

Pemenang lomba Mading 3D-Eco School adalah sebagai berikut:
Pemenang ke-1: SMAK St Louis 1 mendapat hadiah sebesar Rp. 2.000.000,-
Pemenang ke-2: SMKN 5 Surabaya mendapat hadiah sebesar Rp. 1.500.000,-
Pemenang ke-3: SMAK Frateran mendapat hadiah sebesar Rp. 1.000.000,-

Pemenang lomba sketsa Kota Surabaya adalah sebagai berikut:
Pemenang ke-1: Ida Bagus Gede Wisnu W.N. mendapat hadiah sebesar Rp. 500.000,-
Pemenang ke-2: Cak Ries mendapat hadiah sebesar Rp. 300.000,-
Pemenang ke-3: Evio Tanti Nanita mendapat hadiah sebesar Rp. 200.000,-
Pemenang Voting lomba Sketsa: Christy Chayadi

Selamat kepada Para Pemenang Lomba Mading 3D dan Lomba Sketsa. Bagi yang belum berhasil, tetap semangat dan nantikan Lomba Bingkai Arsitektur tahun 2018 dari Prodi Arsitektur Universitas Widya Kartika!
IMG-20170330-WA0008